ZmnTv.com, Jakarta – Sistem Ekonomi Langit bukanlah konsep baru. Ini adalah sistem ekonomi yang pernah diterapkan oleh para Sahabat Nabi Muhammad SAW, yang berhasil membawa kesejahteraan dan kemakmuran di zamannya. Namun, seiring berjalannya waktu, sistem ini mulai ditinggalkan, yang pada akhirnya menyebabkan kemunduran. Kini, di tengah ketidakpastian ekonomi global, Sistem Ekonomi Langit kembali bangkit sebagai solusi alternatif.

Esensi Sistem Ekonomi Langit:

Sistem Ekonomi Langit adalah sistem ekonomi yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan etika Islam dalam setiap aktivitas ekonomi. Inti dari sistem ini adalah keyakinan bahwa rezeki berasal dari Allah SWT, dan kegiatan ekonomi harus dilakukan dengan cara yang halal, adil, dan bermanfaat bagi sesama.

Prinsip-prinsip Utama Sistem Ekonomi Langit:

Landasan Tauhid:

– Keyakinan bahwa Allah SWT adalah pemilik segala rezeki.

– Kegiatan ekonomi didasarkan pada niat yang baik dan sesuai dengan syariat Islam.

Keadilan dan Etika:

– Menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab dalam setiap transaksi.

– Menghindari riba, penipuan, dan praktik-praktik yang merugikan.

Kesejahteraan Bersama:

– Mendistribusikan kekayaan secara adil melalui zakat, infak, dan sedekah.

– Mendorong gotong royong dan kerjasama dalam kegiatan ekonomi.

Keberkahan:

– Mencari rezeki yang halal dan bermanfaat, bukan hanya mengejar keuntungan materi.

– Mendorong kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Mengapa Sistem Ekonomi Langit Relevan Saat Ini?

Sistem ekonomi kapitalis dan sosialis telah terbukti memiliki banyak kelemahan, seperti kesenjangan ekonomi, eksploitasi sumber daya alam, dan ketidakstabilan pasar. Sistem Ekonomi Langit menawarkan alternatif yang lebih adil, berkelanjutan, dan beretika.

Tokoh-tokoh yang Memperjuangkan Sistem Ekonomi Langit:

– Prof. Dr. Muhammad Syafi’i Antonio, M.Ec.: Pakar ekonomi syariah yang berkontribusi besar dalam pengembangan perbankan dan lembaga keuangan syariah.

– Adiwarman Azwar Karim: Ekonom syariah yang dikenal luas, aktif dalam edukasi dan konsultasi.

– Ustaz Yusuf Mansur: Sering menyampaikan pentingnya integrasi nilai-nilai spiritual dalam ekonomi.

– Agustianto Mingka: Pakar ekonomi islam yang banyak memberikan kajian tentang tauhid sebagai prinsip tata ekonomi islam.

– Saeed Kamyabi: Vokal dalam menyuarakan dan mempromosikan Sistem Ekonomi Langit di berbagai platform.

Dan banyak lagi ulama, ekonom, dan praktisi ekonomi syariah lainnya.

Negara-negara yang Menerapkan Prinsip Ekonomi Islam:

– Indonesia, Malaysia, dan negara-negara Teluk: Mengembangkan sektor keuangan syariah.

– Brunei Darussalam dan Pakistan: Menerapkan prinsip ekonomi Islam dalam sistem keuangan.

– Singapura, Thailand, dan Inggris: Mengembangkan sektor keuangan syariah, di negara yang penduduk mayoritasnya bukan muslim.

Sistem Ekonomi Langit bukan hanya sekadar konsep, tetapi sebuah gerakan untuk mengembalikan kejayaan ekonomi Islam, seperti yang pernah dicapai oleh para Sahabat Nabi. Wallahu a’lam.

 

Saeed Kamyabi 

Inisiator Sistem Ekonomi Langit di Indonesia