ZmnTv.com, Jakarta – Organisasi Garda Prabowo menggelar acara Halal Bihalal dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Garda Prabowo. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat konsolidasi organisasi dan persatuan bangsa, yang diselenggarakan di kantor DKN Garda Prabowo, JI Alternatif Cibubur Rt 001 Rw 03 No. 12, Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sabtu (11/04/2026)
Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Garda Prabowo, H. Fauka Noor Farid, jajaran pengurus Dewan Komando Nasional (DKN), Dewan Komando Daerah (DKD), Dewan Komando Cabang (DKC), hingga Dewan Komando Satuan (DKS). Turut hadir tokoh senior Garda Prabowo, H. Komarudin, Srikandi Garda Prabowo, Garda Mawar, unsur TNI dan Polri, organisasi lainnya, serta anak – anak yatim-piatu.
Dalam sambutannya, H. Fauka Noor Farid menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momen strategis untuk memperkuat kembali ikatan emosional, solidaritas, serta semangat kebersamaan antaranggota Garda Prabowo yang selama ini tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, intensitas pertemuan antaranggota relatif terbatas, sehingga momentum ini dimanfaatkan untuk mempertemukan kembali kader lama dengan anggota baru agar terbangun rasa kekeluargaan yang lebih kuat.
“Momentum ini penting agar kita saling mengenal, mempererat silaturahmi, serta memperkuat soliditas organisasi. Yang sudah lama bergabung dapat memperkuat kembali kebersamaan, sementara anggota baru dapat lebih memahami nilai dan semangat perjuangan Garda Prabowo,” ujarnya.
Lebih lanjut, H. Fauka Noor Farid menegaskan bahwa Garda Prabowo memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal arah pembangunan nasional, terutama dalam mendukung berbagai kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menilai, berbagai program yang dicanangkan pemerintah saat ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan sektor pendidikan, hingga upaya peningkatan kemandirian nasional.
Menurutnya, Garda Prabowo harus mampu menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan serta mendukung implementasi kebijakan tersebut di tengah masyarakat.
“Garda Prabowo harus hadir sebagai corong, menjadi penggerak di tengah masyarakat, serta mendukung penuh setiap kebijakan yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kedaulatan nasional di tengah dinamika global. Indonesia, kata dia, merupakan negara yang sangat kaya akan sumber daya alam dan memiliki posisi strategis di dunia internasional. Oleh karena itu, dibutuhkan kepemimpinan yang kuat serta persatuan seluruh elemen bangsa agar kekayaan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan rakyat.
Fauka Noor Farid menambahkan bahwa sejarah panjang bangsa Indonesia telah membuktikan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tekanan dan tantangan global. Semangat kemandirian dan keberanian harus terus dijaga agar Indonesia tidak bergantung pada kekuatan asing.
“Bangsa kita memiliki potensi besar. Kita harus menjaga kedaulatan, memperkuat persatuan, dan memastikan bahwa seluruh kekayaan bangsa digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya terletak pada sumber daya alam, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, ia mengapresiasi berbagai program pemerintah yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat, pengentasan kemiskinan, serta pembangunan generasi muda yang unggul.
“Negara yang kuat dimulai dari rakyat yang sejahtera. Rakyat tidak boleh kelaparan, harus memiliki akses pendidikan yang baik, dan memiliki masa depan yang jelas. Jika itu tercapai, maka Indonesia akan menjadi bangsa yang besar dan disegani,” tambahnya.
Menutup keterangannya, Fauka Noor Farid mengajak seluruh kader Garda Prabowo untuk terus menjaga semangat persatuan, meningkatkan kontribusi nyata di tengah masyarakat, serta tetap solid dalam mendukung pembangunan nasional.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Garda Prabowo, Andri Yusana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan sekaligus mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
“Semoga momentum Idulfitri ini menjadi sarana untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi internal organisasi, tetapi juga sebagai upaya memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan. Garda Prabowo berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta memperkokoh persatuan nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Garda Prabowo juga menggelar syukuran HUT ke-18 yang ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Ketua Umum H. Fauka Noor Farid di dampingi Sekjen Andri Yusana beserta pengurus DKN Garda Prabowo. Momentum ini menjadi refleksi perjalanan panjang organisasi sejak berdiri pada 3 Maret 2008, yang kemudian diperkuat melalui addendum pada tahun 2017.
Sekjen Garda Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat lintas agama yang turut menjaga toleransi selama bulan Ramadan, termasuk dukungan dalam kegiatan sosial seperti pembagian takjil dan program Jumat Berkah di wilayah Jakarta, Depok, dan Bekasi, serta berbagai daerah lainnya melalui jajaran DKD dan DKC.
Lebih lanjut, dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Garda Prabowo telah melaksanakan berbagai program strategis sesuai bidang keahlian anggotanya, antara lain:
• Pendirian media online Garda Merah Putih News pada tahun 2025, serta pengelolaan tiga media online lainnya di bawah Departemen Kominfo.
• Pengembangan sektor pertanian melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dalam produksi pupuk organik dan pendirian pabrik skala menengah.
• Sosialisasi penggunaan pupuk organik di Desa Penusupan, Pemalang, Jawa Tengah.
• Pelaksanaan kegiatan sosial selama Ramadan, termasuk pembagian takjil dan Jumat Berkah.
• Pendampingan hukum serta pemulangan pekerja migran Indonesia yang terlantar, termasuk korban penipuan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di sejumlah negara seperti Armenia, Serbia, Yunani, dan Turki.
• Rencana pembentukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) berbasis sosial untuk masyarakat yang membutuhkan, dan kemudian rencana ini terwujud diakhir acara Halal Bihalal telah ditandatangani secara simbolik prasasti peresmian “Kantor Lembaga Bantuan Hukum Garda Prabowo oleh Ketua Umum Garda Prabowo H. Fauka Noor Farid.
Menutup sambutannya, Sekjen Garda Prabowo menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara serta berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat kebersamaan seluruh anggota organisasi.
“Semoga Halal Bihalal ini menjadi momentum kemenangan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan sebagai keluarga besar Garda Prabowo, serta menjadi cerminan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju,”tutupnya. (Syz08)






Tinggalkan Balasan