Kapolri Targetkan 1.500 SPPG Polri Terbangun pada 2026, Perluas Akses Gizi Masyarakat di Seluruh Indonesia

Kapolri Targetkan 1.500 SPPG Polri Terbangun pada 2026, Perluas Akses Gizi Masyarakat di Seluruh Indonesia

ZmnTv.com, Jakarta – Kapolri Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri sepanjang tahun 2026 di berbagai wilayah Indonesia. Program ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap makanan bergizi, khususnya bagi anak-anak.

Target tersebut disampaikan saat peletakan batu pertama SPPG Polri sekaligus peresmian Gudang Ketahanan Pangan di SPPG Palmerah, Polres Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Acara tersebut turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Kapolri menegaskan, jumlah pembangunan SPPG masih dapat disesuaikan dengan arahan pemerintah pusat.

“Pada tahun 2026 Polri menargetkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia. Namun apabila ada arahan lanjutan dari Bapak Presiden, kami siap menyesuaikan,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, penambahan fasilitas SPPG bertujuan memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi sekaligus meningkatkan jumlah masyarakat penerima manfaat.

Program ini diharapkan mampu memastikan akses makanan bergizi semakin merata, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan keluarga prasejahtera.

“Hal ini dilakukan guna memperluas pelayanan pemenuhan gizi dan memastikan semakin banyak masyarakat memperoleh manfaat makanan bergizi,” katanya.

Kapolri menekankan bahwa operasional SPPG mengedepankan standar mutu, higienitas, serta keamanan pangan. Hingga saat ini, ratusan unit SPPG telah mengantongi berbagai sertifikasi penting.

Data Polri menunjukkan:

• 201 SPPG telah memiliki sertifikat laik higiene sanitasi

• 119 SPPG telah bersertifikat halal

• 147 SPPG telah lulus uji laboratorium

Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin makanan yang didistribusikan aman, sehat, dan sesuai standar kesehatan.

Program SPPG merupakan bagian dari dukungan Kepolisian Negara Republik Indonesia terhadap agenda pembangunan nasional, khususnya program Asta Cita pemerintah.

Selain meningkatkan gizi anak dan mencegah malnutrisi, program ini juga diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat serta mendukung tumbuh kembang generasi masa depan menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan semakin luasnya operasional SPPG, pemerintah berharap layanan pemenuhan gizi menjadi lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia. (Rd21)

Avatar Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *