ZmnTv.com, Lumajang – Kepedulian terhadap infrastruktur desa kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Warga RT 52 RW 13 Dusun Kali Banter, Desa Kali Penggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, secara swadaya melakukan pembangunan jalan lingkungan yang selama ini dinantikan masyarakat.
Pembangunan jalan tersebut terlaksana berkat duet kontribusi Abah Buhari dan Muhammad Harnu, serta dukungan penuh masyarakat setempat. Bahkan, Abah Buhari disebut rela menggelontorkan dana pribadi demi membantu percepatan pembangunan jalan yang telah lama tertunda.
Warga mengaku sudah tidak sabar menunggu realisasi pembangunan, lantaran sebelumnya proses perbaikan jalan kerap mengalami penundaan tanpa kejelasan.
“Warga sangat mengharapkan jalan tersebut di perbaiki. Sempat ada wacana dari pemerintah desa untuk memperbaiki jalan ini, namun selalu ditunda-tunda, sementara kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” ujar Abah Buhari, Selasa (23/12/2025).
Sementara itu, Muhamad Harun menyebutkan bahwa keterlambatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut membuat Dusun Kali Banter terkesan tertinggal dibandingkan dusun lain. Langkah ini diambil menyusul kondisi jalan yang selama ini rusak dan belum tersentuh pembangunan. Demi kelancaran aktivitas warga, masyarakat setempat berinisiatif bergotong royong memperbaiki jalan, baik dengan tenaga maupun material.
Melihat kondisi tersebut, Muhamad Harnu bersama Abah Buhari mengambil inisiatif untuk turun langsung membantu masyarakat. Diketahui keduanya dinilai sangat peduli dan tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga bantuan nyata.
“Kami mengambil langkah inisiatif agar jalan desa ini bisa layak dilalui dan dilakukan pengecoran secara swadaya. Ini demi kepentingan bersama, terutama untuk aktivitas warga sehari-hari,” ujar Muhammad Harnu, Selasa (23/12/2025).
Swadaya masyarakat pun menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong di Dusun Kali Banter. Warga bahu-membahu menyumbang tenaga, material, hingga konsumsi demi kelancaran pembangunan jalan.
Masyarakat berharap, aksi swadaya ini dapat menjadi perhatian pemerintah daerah agar ke depan pembangunan infrastruktur desa dapat dilakukan secara merata dan berkelanjutan, tanpa dipengaruhi kepentingan politik tertentu. (Syz08/Hn)







Tinggalkan Balasan