ZmnTv.com, Sukabumi – Seorang anak berusia 12 tahun asal Jampang, Kabupaten Sukabumi, Arya, akhirnya dipertemukan kembali dengan ibunya setelah delapan tahun berpisah akibat perceraian orang tuanya. Diketahui anak tersebut tinggal bersama Pamannya. (02/10/2025)
Kisah ini bermula ketika Arya ditinggalkan Pamannya di Jampang Cimanggis. Selama beberapa hari, sang anak merasa kebingungan karena tidak ada yang mengurusinya. Dengan tekad kuat, ia berjalan kaki sambil menangis menuju Jampang Cimanintin, berharap bisa bertemu ibunya yang tinggal di Kampung Cibarengkok, RT 06/RW 07, Desa Citarik, Kecamatan Pelabuhanratu.
Dalam perjalanan, anak itu bertemu Herdi, Biro ZmnTv Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kemudian ia menenangkan dan menampungnya sementara. “Saya sempat bilang, nanti saya antarkan setelah selesai tugas. Anak itu saya titipkan dulu ke Pak Dede, warga yang rumahnya berada di pinggir jalan Jampang Cimanintin,” ungkap Herdi.
Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Herdi menepati janji dengan mengantar sang anak ke alamat ibunya. Pertemuan penuh haru pun terjadi meski awalnya sang ibu tidak mengenali putranya. “Ibunya sempat kaget dan bilang tidak kenal, karena saat ditinggalkan dulu anaknya baru berusia 4 tahun, sekarang sudah 12 tahun,” jelas Herdi.
Sementara itu, sang ibu, Ida Farida, mengaku awalnya tidak menyadari bahwa anak yang datang menemuinya adalah putranya sendiri. Pasalnya, terakhir kali ia melihat sang anak saat masih berusia 4 tahun. Kini, anak itu sudah berusia 12 tahun.
“Awalnya saya kaget dan tidak mengenali. Saya sempat bilang, ‘Astagfirullah, masa ibu sama anak sendiri tidak ingat?’ Karena waktu ditinggalkan dulu usianya baru 4 tahun, sekarang sudah besar. Setelah dijelaskan, barulah saya sadar bahwa itu benar anak saya,” ungkap Ida Farida dengan penuh haru.
Keyakinannya semakin kuat setelah sang anak menyebut namanya, Arya, dan menunjukkan bekas luka di tangan akibat tersiram air panas ketika masih kecil. “Saat itu saya langsung yakin, benar ini anak saya,” tambahnya.
Diketahui, sejak perceraian kedua orang tuanya, Arya tinggal bersama Paman. Sang ayah, Wawan, merantau ke Kalimantan dan menikah lagi dengan perempuan asal Bogor. Sementara Ida Farida juga telah menikah kembali dan memiliki dua orang anak dari pernikahan barunya.
Meski awalnya sempat tidak mengenali, Ida Farida akhirnya menerima kembali putranya dengan penuh rasa syukur setelah delapan tahun terpisah.
Warga Kampung Cibarengkok yang menyaksikan momen tersebut ikut terkejut sekaligus terharu. Mereka menyambut baik kepulangan anak itu ke pelukan ibunya.
Peristiwa ini terjadi akibat perceraian kedua orang tuanya beberapa tahun silam. Sang ayah merantau ke Kalimantan dan menikah kembali, sementara sang anak diasuh oleh paman nya, hingga akhirnya memutuskan mencari ibunya. (Hd/Jy)







Tinggalkan Balasan